RADARSEMARANG.COM, DALAM proses belajar, setiap siswa harus diupayakan untuk terlibat secara aktif guna mencapai tujuan pembelajaran. Hal ini memerlukan bantuan dari guru untuk memotivasi dan mendorong agar siswa dalam proses belajar terlibat secara totalitas. Guru harus menguasai baik materi maupun strategi dalam pembelajaran.
Apabila dalam diri peserta didik telah tumbuh respon, hingga termotivasi untuk belajar, maka tujuan belajar akan lebih mudah dicapai. Peserta didik yang antusias dalam proses pembelajaran memiliki kecenderungan berhasil lebih besar dibanding mereka yang mengikuti proses dengan terpaksa atau asal-asalan.
Seringkali anak diajak untuk belajar sangat susah, salah satunya adalah kesulitan memahami materi. Karena keterbatasan guru dalam menyampaikan materi dan penyediaan alat peraga di sekolah terbatas. Hal ini penulis menerapkan suatu metode Every One Is Teacher Here yang disesuaikan dengan materi ciri-ciri pantun.
Metode pembelajaran merupakan bagian dari strategi instruksional. Metode pembelajaran berfungsi sebagai cara untuk menyajikan, menguraikan, memberi contoh, dan memberi latihan kepada siswa untuk mencapai tujuan tertentu, tetapi tidak setiap metode pembelajaran sesuai digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu.
Metode pembelajaran Every One Is Teacher Here (semua orang adalah guru), adalah pembelajaran yang memungkinkan peserta didik untuk dapat belajar dengan mudah, menyenangkan dan dapat tercapai tujuan pembelajaran sesuai dengan tuntutan kompetensi.
Untuk mengembangkan interaksi pembelajaran siswa, dilakukan dengan siswa menulis pertanyaan di kartu index dan mempersiapkan jawabannya dan berkomunikasi. Karena dengan berkomunikasi, pembelajaran dititikberatkan pada hubungan antarindividu dan sumber belajar yang lain. Orientasinya pada kemampuan individu untuk berhubungan dengan sumber belajar tersebut.
Langkah-langkah metode pembelajaran everyone is a teacher here dijelaskan oleh Hisyam Zaini dkk (2008:60-61) adalah sebagai berikut, pertama, bagikan secarik kertas/kartu indeks kepada seluruh siswa. Mintalah mereka untuk menuliskan satu pertanyaan tentang materi pelajaran yang sedang dipelajari di kelas atau sebuah topik khusus yang akan di diskusikan dalam kelas. Kedua, kumpulkan kertas, acak kertas tersebut kemudian bagikan kepada setiap siswa.
Pastikan bahwa tidak ada siswa yang menerima soal yang ditulis sendiri. Minta mereka untuk membaca dalam hati pertanyaan dalam kertas tersebut kemudian memikirkan jawabannya. Ketiga, minta siswa secara sukarela untuk membacakan pertanyaan tersebut dan menjawabnya. Keempat, peganglah kartu-kartu yang telah anda kumpulkan.
Buatlah sebuah panel responden. Baca tiap kartu dan perintahkan untuk didiskusikan. Gilirkan anggota panel sesering mungkin. Kelima, perintahkan peserta didik untuk menuliskan pendapat atau hasil pengamatan mereka tentang materi pelajaran pada kartu. Perintahkan peserta didik lain untuk mengungkapkan kesetujuan atau ketidaksetujuan terhadap pendapat atau pengamatan tersebut.
Melalui penerapan strategi ini siswa SDN 02 Kwasen kelas 5 lebih mudah menguasai materi pembelajaran yang disampaikan. Karena dalam strategi ini, siswa bertindak sebagai sumber informasi, pengolah informasi, dan pemberi saran. Melatih siswa berpikir kritis melalui kegiatan membuat pertanyaan. Dan mendidik siswa berani mengemukakan pendapat kegiatan menambah jawaban teman. (cd2/ida)
Guru SDN 02 Kwasen, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan