RADARSEMARANG.COM, Pembelajaran IPS pada tingkat Sekolah Dasar mempunyai tujuan untuk mengembangkan kesadaran siswa dalam berhubungan dengan orang lain disekitarnya. Siswa diharapkan mampu memamahami kondisi sosial dilingkungan masyarakat sehingga merekapun turut serta memberi konstribusi positif dengan lingkungan masyarakat sekitar. Untuk itu pembelajaran IPS sangat memberi manfaat yang besar bagi siswa, sehingga perlu ditanamkan nilai-nilai sosial tersebut kepada siswa. Pembelajaran IPS di Kelas IV pada Tema 8 membahas tentang Kegiatan ekonomi dan hubungannya dengan berbagai bidang. Materi ini mencakup tentang Kompetensi Dasar (KD). 3.3 Mengidentifikasi kegiatan ekonomi dan hubungannya dengan berbagai bidang pekerjaan serta kehidupan sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi, dan Kompetensi Dasar (KD) 4.3 Menyajikan hasil identifikasi kegiatan ekonomi dan hubungannya dengan berbagai bidang pekerjaan, serta kehidupan sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi.
Permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran IPS kelas IV di SDN Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan antara lain kurangnya kreatifitas dalam pembelajaran. Aktifitas pembelajaran di kelas masih belum menggunakan metode pembelajaran yang inovatif Serta media pembelajaran yang masih jarang digunakan sebagai alat untuk mendukung penyampaian materi. Hal ini mengakibatkan siswa pasif dan kurang bersemangat mengikuti pembelajaran. Permasalahan tersebut berdampak pada hasil belajar yang tidak mencapai ketuntasan minimum.
Checep (2008) menjelaskan, metode karyawisata atau widyawisata adalah cara penyajian dengan membawa siswa mempelajari materi pelajaran di luar kelas. Karyawisata memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar, dapat merangsang kreativitas siswa, informasi dapat lebih luas dan aktual, siswa dapat mencari dan mengolah sendiri informasi. Adapun manfaat metode karyawisata dapat dipergunakan untuk merangsang minat siswa terhadap sesuatu, memperluas informasi yang telah diperoleh di kelas, memberikan pengalaman mengenai kenyataan yang ada, dan dapat menambah wawasan, serta karyawisata dapat menjadi batu loncatan untuk melakukan kegiatan yang lain, dan karyawisata dapat membantu mengembangkan aspek perkembangan sosial anak.
Adapun langkah langkah pembelajaran dalam menggunakan metode karya wisata terdiri dari tiga tahap : Pertama, perencanaan karya wisata. Pada tahap ini guru harus terlebih dahulu merumuskan tujuan karya wisata, selanjutnya guru harus menentukan objek, waktu, dan skenario pembelajaran yang akan dilakukan. Kedua, pelaksanaan karya wisata. Tahap ini adalah pelaksanaan kegiatan belajar di tempat karyawisata dengan bimbingan guru. Kegiatan belajar ini harus diarahkan kepada tujuan materi yang telah ditentukan yaitu siswa mampu mengamati, mencari tahu dan mendiskusikan tentang kegiatan ekonomi yang terdapat dalam suatu daerah. Ketiga, tindak lanjut. Pada tahap akhir ini siswa diminta laporanya baik lisan maupun tertulis mengenai kegiatan ekonomi yang telah dipelajari pada waktu karya wisata.
Pembelajaran IPS pada materi Kegiatan Ekonomi dengan metode pembelajaran karya wisata pada siswa kelas IV SDN Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan dapat mengembangkan dan melatih sikap, nilai dan keterampilan siswa. Siswa tidak hanya memperoleh materi yang diberikan guru, namun siswa dapat memahami kegiatan ekonomi secara real atau langsung berdasarkan pengalaman yang didapat dari pengamatan di pusat kegiatan ekonomi yang ada dilingkungan sekitar. Selain itu siswa mampu menjawab serta menyelesaikan pertanyaan terkait materi kegiatan ekonomi dengan baik. Dilihat dari ketuntasan klasikal hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan dari 53,2% meningkat menjadi 82,7%, dengan demikian indikator keberhasilan telah tercapai dengan baik. (gb1/ton)
Guru Kelas IV SDN Kutosari Kec. Karanganyar Kab. Pekalongan.