30 C
Semarang
Wednesday, 2 April 2025

Memudahkan Siswa Menghitung Harga Pokok Produksi dengan Cara Manual dan Excel

Artikel Lain

RADARSEMARANG.COM, Pendidikan mengalami perkembangan tehnologi yang sangat pesat dan menuntut perubahan yang sangat cepat. Terkadang guru gagap dan kurang bisa mengikuti semua perubahan di era digital yang sangat cepat. Persipaan mengajar sudah dipersiapkan dengan sebaik-baiknya terkadang masih ada kekurangan dan kelemahan dalam mengajar.

Tatap muka di kelas, jika materi belum dikuasai kadang membuat guru kurang pede dan kurang termotivasi dalam menyampaikan kepada siswa. Pertama kali masuk kelas setelah mengucapkan salam dan mengabsen kehadiran siswa kita jelaskan materi yang akan kita ajarkan dengan menyebutkan tujuan-tujuan yang ingin dicapai dalam pembelajaran ini. Tujuan utama dalam pembelajaran adalah mengubah perilaku siswa dan ditunjukkan dengan unjuk kerja yang diharapkan.

Pembelajaran di kelas XII OTKP 2 di SMK Negeri 1 Purwodadi, saya sering kelewat asyik dalam menerangkan materi pembuka sehingga melupakan siswa yang mendengarkan materi. Setelah kita amati, siswa yang diterangkan kurang bersemangat dalam belajar. Ditandai banyak siswa yang mengantuk di kelas dan berbicara sendiri dengan teman satu bangku.

Pengalaman mengajar memperlihatkan bahwa anak kurang respek dan minat dengan pelajaran yang kita berikan dan berganti haluan untuk mengubah suasana belajar. Caranya diselingi dengan istirahat sejenak. Anak-anak diajak berdiri di tempat masing masing, tangan di depan dan digoyangkan. Terjadi peregangan menghilangkan penat dan kantuk.

Langkah selanjutnya adalah mengubah tempat duduk. Dua meja disatukan menjadi satu untuk 4 siswa dalam satu kelompok. Siswa untuk mempersiapkan laptop masing-masing untuk setiap kelompok. Dengan metode snow ball atau bola salju memberikan pertanyaan pada kelompok lain cara menghitung harga pokok produksi yang dilihat di sekitar sekolah dan di sekitar rumah siswa.

Metode mengajar ini berhasil mengubah siswa lebih antusias mengikuti pembelajaran dengan guru memberikan umpan 9 soal untuk 9 kelompok. Setiap kelompok menerima 1 soal yang harus dikerjakan menggunakan teknik manual dan dibandingkan menggunakan excel. Hasilnya dicatat dan dibuat laporan fortofolio. Proses yang dikerjakan secara kelompok menuntut siswa aktif dan menghilangkan kantuk mereka.

Jika menggunakan secara manual hasilnya tidak sama dengan menggunakan program excel, mereka berusaha mencari di mana letak kesalahannyanya. Setelah selesai setiap kelompok melihat temannya. Jika sudah ada yang selesai mereka saling melemparkan bola kertas yang berisikan kartu soal untuk diberikan pada kelompok yang lain. Dilakukan sampai setiap siswa selesai mengerjakan soal sebanyak 9 soal dan di akhir pembelajaran siswa mempresentasikan hasil pekerjaannya di muka kelas.

Penggunaan metode bola salju dalam perhitungan harga pokok produksi secara manual dan penggunaan program excel dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII OTKP 2 SMK Negeri 1 Purwodadi Kabupaten Grobogan. Pembelajaran akan lebih baik jika melibatkan siswa aktif atau dengan kata lain siswa sebagai pusat belajar dan siswa dibebaskan dalam pembelajaran contohnya dalam mengerjakan soal menggunakan rumus atau teknik sendiri sesuai kemampuan siswa. Mereka dibiarkan saling mengoreksi tugas yang telah diberikan dan diberikan kepercayaan dalam penyelesaian tugas tersebut. (ips2.2/ton)

Guru Produk Kreatif dan Kewirausahaan SMK Negeri 1 Purwodadi


Artikel Terkait

Sementara Itu ..

Terbaru

Populer

Menarik

Lainnya