RADARSEMARANG.COM, Wonosobo – Pemerintah Kabupaten Wonosobo berencana membuka kembali Pasar Induk Wonosobo sisi barat. Tapi hingga saat ini belum ada kejelasan kapan waktunya. Pedagang masih belum menerima kabar kepastian perpindahan.
“Ini sudah masuk dalam tahap konsep zonasi dan pembagian los serta kios,” ungkap Sekda Wonosobo One Andang Wardoyo Kamis (26/5).
Menurutnya, pemkab melalui tim percepatan telah menggelar pembicaraan dengan pihak pedagang untuk memadukan konsep penempatan pasar induk yang baru. Diharapkan dengan duduk bersama ini maka tidak ada halangan yang berarti saat pasar kembali ditempati.
“Konsep dari kedua belah pihak yaitu tim pemkab dan tim dari pedagang sudah dipadukan. Mudah-mudahan kali ini bisa membuahkan hasil,” katanya.
Kendala utama dari proses relokasi ini adalah belum adanya kesesuaian pendapat antara pemkab dengan paguyuban pedagang pasar induk. Terutama masalah zonasi. Pedagang masih berpegangan pada area lama sebelum terbakar sementara kondisi saat ini sudah berubah.
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mengatakan, ada yang belum sinkron antara pedagang dengan konsep yang disediakan pemkab. Pedagang minta kembali ke posisi awal. Menurut Afif, hal ini tidak bisa dijalankan sehingga butuh waktu.
“Kita akan berbicara lagi, harus ada titik temu. Pasar dibangun untuk berdagang, dengan anggaran yang besar, kalau tidak dimanfaatkan dengan baik, sangat disayangkan,” jelasnya. (git/ton)