27 C
Semarang
Sunday, 6 April 2025

Maksimalkan Potensi Kopi Gertas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Warga Dusun Gertas, Desa Brongkol, Jambu terus mengangkat potensi kopi lokal. Para pemuda mendirikan tempat produksi kopi lokal sejak 2012.

Mereka iuran Rp 20 ribu untuk membeli biji kopi dari petani. Kemudian memproduksi kopi sendiri. Sehingga bubuk kopi lokal Gertas yang memiliki aroma aren kuat bisa laku di pasaran dengan harga tiga kali lipat.

“Kalau sudah jadi bubuk kopi harganya menjadi naik. Karena ada pengaruh dari proses pembuatannya,” kata salah satu inisiator Hillside Coffe Gertas, Nur Wahyudi.

Seiring berjalannya waktu, penjualan kopi bubuk Gertas mulai meningkat. Bahkan tahun 2017 sudah memiliki tempat produksi sendiri. Sekarang juga sudah dilengkapi dengan cafenya.

“Jadi bisa membeli dan melihat langsung proses produksi,” ujarnya.

Dalam sebulan, bisa memproduksi 1,5 kwintal kopi bubuk. Namun karena pandemi menurun dan hanya bisa memproduksi 1 kwintal. Kualitas kopi Gertas pernah mendapatkan juara dua kontes kopi tingkat Provinsi Jateng.

“Yang spesial kopi ini memiliki aroma aren yang kental,” tambahnya. (nun/fth)


Artikel Terkait

Sementara Itu ..

Terbaru

Populer

Menarik

Lainnya