Lebih lanjut, Ardianto menjelaskan, untuk pilkada, DPC Gerindra Kota Solo fokus membidik kandidat muda. Sebab, kandidat tua dia rasa tidak laku dalam pertarungan politik masa kini.
“Kita cari yang muda memang untuk Solo. Dulu saya sempat dikritik saat mendukung Mas Gibran, tapi nyatanya beliau bisa membuat perbaikan Kota Solo,” ungkap Ardianto.
“Misi saya itu, Solo akan berubah dipegang anak muda. Kita tidak bicara masalah usia, yang penting Solo sekarang sudah berubah,” imbuh dia.
Ardi menyakini, bos Persis Solo tersebut dapat memimpin dan memajukan Kota Bengawan seperti halnya Gibran.
DPC Gerindra Solo pun menargetkan sembilan kursi dalam pemilihan legislatif (Pileg) 2024. Target itu agar DPC Gerindra Kota Solo bisa mengusung Kaesang tanpa perlu berkoalisi dengan partai lain.
“Nanti kalau bisa sembilan kursi di DPRD Solo kami usung sendiri. Tidak perlu berkoalisi, karena kadang-kadang koalisi itu menjegal,” ucap dia. (atn/ria)