29 C
Semarang
Monday, 31 March 2025

Ritual Fang Sheng, Lepas Ribuan Ikan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Umat Buddha dari Majelis Umat Nyingma, Sangha Tantrayana, Jumat (2/6), melepaskan ribuan ekor ikan di Sungai Progo, Kabupaten Magelang. Pelepasan makhluk hidup tersebut dalam ajaran agama Buddha disebut sebagai Fang Sheng.

“Ribuan satwa air yang dilepas itu di antaranya ikan nila dan ikan beong,’’ ungkap Lama Rama Santoso Liem kepada Jawa Pos Radar Magelang, Jumat (2/6) pagi.

Sebelum melakukan Fang Sheng, umat Buddha dari berbagai negara dan masyarakat lebih dulu berkumpul di Candi Pawon. Selanjutnya mereka melakukan perjalanan kali pertama menuju sebuah sendang tak jauh dari Candi Pawon.

Di lokasi ini, pemimpin umat melakukan doa bersama dan mengambil air. Selanjutnya, air dipercikkan kepada umat yang datang. Setelah itu, perjalanan menuju Sungai Progo. Di lokasi, telah tersedia ribuan ekor bibit ikan dalam plastik.

Sebelum dilakukan pelepasan ikan, terlebih dahulu dilakukan doa bersama. Ada ratusan bungkus plastik berisi ikan-ikan ukuran kecil. Mereka membuka pembungkus plastik itu dan melepas ikannya ke sungai. Setelah pelepasan ikan, kembali dilakukan doa bersama.

Lama Rama Santoso Liem menjelaskan, dalam ajaran Buddha, ada satu ajaran untuk kebahagiaan seluruh makhluk. Bukan hanya manusia, tetapi seluruh makhluk, termasuk binatang-binatang yang terlihat maupun tidak terlihat.

“Ini kami melakukan ritual pembebasan. Hari ini (kemarin) pembebasan ikan. Maksudnya biar ikan itu kembali ke alamnya. Dia bebas. Dia bahagia. Jadi, bukan hanya kebahagiaan manusia, tetapi kebahagiaan seluruh alam, termasuk seluruh lingkungan,” katanya.

Panitia Merti Karuna Bumi 2023 Ricky Surya Prakasa menjelaskan, mesti berarti cinta kasih, sedangkan karuna adalah belas kasih dan bumi.

“Nilai-nilai perdamaian dunia itu ada empat. Yakni, cinta kasih, belas kasih, keharmonisan, dan kesetaraan. Jadi, merti itu cinta kasih. Kalau taruna itu belas kasih. Nah kalau bumi ya kita semuanya bersama,” katanya.

Dikatakan, Festival Merti Karuna Bumi 2023 tersebut akan dilaksanakan di empat candi. Yakni, Candi Ngawen, Pawon, Mendut, dan Borobudur. (rfk/aro)


Artikel Terkait

Sementara Itu ..

Terbaru

Populer

Menarik

Lainnya