RADARSEMARANG.COM, Kajen – Seorang pemancing terseret arus Kali Paingan, Minggu (26/2) petang. Malamnya korban ditemukan terapung di sungai. Medan yang sulit membuat Tim SAR baru bisa mengevakuasi jasad korban pada Senin (27/2) pagi.
Pemancing tersebut bernama Fahmi Akbar, warga RT 01, RW 02, Desa Krandegan, Kecamatan Paninggaran. Saat itu ia memancing bersama tiga temannya di Kali Paingan blok Curug Sanggar. Pukul 18.30 saat akan pulang, mereka harus menyeberang kali yang arusnya cukup deras. Dua temannya selamat, tapi Fahmi terpeleset dan hanyut terseret arus.
Pukul 23.00 jasad Fahmi didapati oleh seorang warga. Mengapung di sungai Kali Paingan. Namun medan menuju lokasi sulit dilalui. Melewati hutan dan akses yang terjal juga licin. Mayat pemancing ini baru bisa dievakuasi pukul 03.30.
“Iya, kami terkendala kondisi medan. Menghabiskan waktu dua jam lebih untuk mengevakuasi mayat,” kata anggota Tim SAR Bumi Santri Kabupaten Pekalongan Miftah.
Kapolsek Paninggaran AKP Agus Supriyanto menambahkan, terdapat luka di bagian kepala korban. Namun itu karena benturan saat terseret arus. “Lukanya murni karena hanyut,” terangnya. (nra/zal)