RADARSEMARANG.COM, Kajen – Sehari terjadi tiga kecelakaan di jalan tol Pemalang-Batang pada Senin (18/1/2021). Dua kecelakaan terjadi di jalur tol wilayah Kabupaten Pekalongan dan satu di wilayah Kabupaten Batang.
Kabar tersebut dikonfirmasi Kasi Pelayanan Lalu Lintas Pemalang-Batang Tol Road (PBTR) Nurudin Zakaria. Ia mengatakan, kecelakaan pertama merupakan kecelakaan tunggal. Terjadi di KM 336+200 Jalur B, atau masuk wilayah Ambokembang, Kabupaten Pekalongan, pada pukul 08.20.
Dalam kecelakaan ini, sebuah mobil pikap bernomor polisi AA 1861 LN mengalami selip ban lalu menabrak median beton. Pikap ini dikendarai Budiono, 39. Warga Desa Trayu, Singorojo, Kabupaten Kendal. Pikap melaju dari arah Gerbang Tol (GT) Kalikangkung hendak menuju Brebes. “Tidak ada korban jiwa. Berdasarkan keterangan pengemudi, ia melaju lebih dari 80 km/jam,” katanya kepada RADARSEMARANG.COM, kemarin.
Kecelakaan kedua, terjadi di KM 344+200 Jalur B, atau masuk wilayah Kabupaten Batang, pukul 11.55. Sebuah mobil Jeep melaju dari arah GT Weleri menuju Jakarta. Pengemudi diduga kurang antisipasi dan hilang kendali sehingga tergelincir dan masuk ke Right of Way (ROW). Menurut Nurudin, saat itu hujan lebat dan kondisi jalan licin. “Bagian depan kendaraan ini rusak berat. Tidak ada korban jiwa,” jelasnya.
Sementara kecelakaan ketiga terjadi di KM 328+000 Jalur A atau masuk wilayah Desa Purwodadi Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, pada pukul 12.50. Kecelakaan ini melibatkan mobil Honda CRV bernomor polisi K 1203 DC.
Mobil ini dikendarai Yuniar Alifano Kurniawan, 26. Warga Perum Muria Indah, Desa Gondang Manis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Mobil yang ia kendarai terlempar keluar jalur dan terperosok hingga terbalik. “Tapi tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal ini. Pengemudi dan dua penumpangnya hanya mengalami luka ringan,” ungkap Nurudin.
Nurudin menambahkan, tiga kecelakaan tersebut terjadi saat hujan lebat. Diduga hal itu membuat kondisi jalan licin dan jarak pandang tidak jauh. Di tiga lokasi kecelakaan itu, kata Nurudin, bukan termasuk titik blackspot. “Bukan titik rawan kecelakaan. Ketiga kecelakaan karena pengemudi hilang kendali,” tutupnya. (nra/ida)