RADARSEMARANG.COM, Demak – Berbagai cara dilakukan untuk menanggulangi atau mengatasi potensi radikalisme di masyarakat. Di antaranya dengan menggandeng para ulama.
Kapolres Demak AKBP Muhammad Purbaya menggencarkan silaturahmi dengan para tokoh agama. Kunjungan tersebut untuk mohon doa restu serta meningkatkan sinergitas dengan para ulama dan tokoh agama dalam menjaga Kamtibmas di Kota Wali.
“Kunjungan ini kami laksanakan dalam rangka memperkenalkan diri saya kepada para tokoh agama. Tujuannya, untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif serta mempererat tali silaturahmi,” katanya.
Kapolres meminta ulama ikut berperan dalam menangkal paham radikalisme dan intoleransi di Kabupaten Demak. Menurutnya, ulama memiliki peran penting dalam membentengi masyarakat agar tidak terpengaruh dalam paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.
“Paham radikalisme dan intoleransi banyak berkembang di kalangan masyarakat Indonesia, sehingga dapat merugikan bangsa dan negara. Hal ini dibutuhkan kerjasama antar stakeholder, tokoh agama maupun ulama dalam menangkalnya,” tambahnya.
Silaturahmi ini, diharapkan mampu menyerap aspirasi serta menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami tidak bisa menjaga kabupaten Demak sendirian tanpa adanya do’a, dukungan dan bantuan masyarakat, tokoh agama dan ulama. Mari bekerja sama mewujudkan Demak yang aman dan nyaman,” ujarnya. (hib/fth)