27 C
Semarang
Monday, 31 March 2025

Papdi dan IDI Kerahkan Dokter Periksa Kesehatan Warga Pasca Banjir

Artikel Lain

RADARSEMARANG.COM, DEMAK-Kondisi kesehatan masyarakat korban banjir di Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur hingga kini masih memantik perhatian serius berbagai pihak. Diantaranya, para dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi) Cabang Semarang dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Demak. Papdi misalnya, kemarin mengerahkan puluhan dokter spesialis untuk memeriksa kesehatan warga korban banjir tersebut.

Ketua Papdi Cabang Semarang, dr Hery Djagat Purnomo, MD, PhD mengatakan, pengobatan gratis pasca banjir sangat dibutuhkan bagi warga yang sebelumnya berhari hari mengalami trauma psikis akibat dampak banjir. Selain di Demak, bantuan yang dikemas dalam kegiatan bakti sosial juga dilakukan untuk korban banjir di Grobogan.

“Kita bantu korban banjir dengan memeriksa kesehatannya. Termasuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar lainnya, seperti beras, gula pasir, minyak goreng dan alat alat kelengkapan sekolah siswa korban banjir,”ujar dr Hery didampingi Sie Humas dan Pengabdian Masyarakat dr Tania Tedjo dan Penasehat Papdi Dr dr Lestariningsih SPpD, Kgh di Balai Desa Trimulyo kemarin. Bantuan secara simbolik diterima Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, Agus Nugroho LP.

Dr Hery mengungkapkan, pasca banjir banyak warga yang menderita diare, gatal, batuk, pilek serta ketahanan tubuh yang menurun. Hal itu terjadi akibat asupan gizi yang tidak cukup. “Ada sekitar 20 dokter spesialis yang kita terjunkan untuk memulihkan kesehatan warga korban banjir ini. Kalau anggota Papdi sendiri tercatat ada sekitar 290 orang dokter spesialis,”katanya.

Pengurus IDI Demak, dr Isdiyanto menambahkan, bakti sosial kesehatan bersama Papdi tersebut menjadi prioritas utama yang diselesaikan pasca banjir. Senada disampaikan dr Solihatun, pengurus IDI Demak lainnya. “Pengobatan dan pemberian bantuan sembako ini kita harapkan dapat meringankan beban warga pasca banjir ini,”katanya.

Kepala pelaksana BPBD Demak, Agus Nugroho mengatakan, meskipun banjir sudah berlalu, namun pemeriksaan kesehatan di Balai Desa Trimulyo terus dilakukan oleh petugas kesehatan, termasuk dari Papdi Cabang Semarang dan IDI Demak. “Ini menunjukkan bahwa korban banjir mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal,”ujar Agus. (hib)


Artikel Terkait

Sementara Itu ..

Terbaru

Populer

Menarik

Lainnya