RADARSEMARANG.COM, Semarang – Sebanyak 100 narapidana Nasrani di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang mengikuti sekolah pendalaman Alkitab. Mereka mendalami Al kitab selama dua pekan dengan didampingi Tim Persekutuan Pelayanan Lembaga Lembaga Pemasyarakatan (PPLP).
Kalapas Semarang Tri Saptono Sambudji mengatakan, kegiatan tersebut rangkaian peringatan Kenaikan Isa Almasih di Lapas Semarang. Sebagai upaya agar narapidana lebih mengenal dan mendalami tentang ilmu keagamaan. Mereka diberi kesempatan merasakan dan mengalami kasih, kehadiran, dan pengorbanan Tuhan bagi narapidana yang beragama nasrani,” katanya.
Ia menambahkan, pemahaman Alkitab dan peningkatan iman serta persaudaraan di antara jemaat nasrani di Lapas. Sehingga tidak terjerumus kejahatan lagi. “Ketika mereka keluar bisa bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga maupun orang lain,” tambahnya.
Salah satu narapidana Yohanes mengaku senang bisa mengikuti pendalaman Alkitab. Narapidana kasus narkotika ini bisa lebih tenang dan bisa belajar banyak mengenai agama. “Bisa lebih memahami arti pentingnya penderitaan, kematian dan kebangkitan, Yesus Kristus dalam hidup orang percaya,” akunya. (ifa/fth)